Phalaenopsis merupakan salah satu genus anggrek yang terkenal akan keindahan bunganya dan beberapa spesies dari genus ini merupakan spesies asli Indonesia. Phalaenopsis pertama kali ditemukan di Ambon pada tahun 1750 oleh Rhumpies dan diberi nama Anggraecum album-majus. Lalu pada tahun 1752 Peter Osbeck menemukan anggrek dari jenis yang sama di Jawa Barat, oleh Linnaeus, anggrek ini diberi nama Epidendrum amabile. Pada tahun 1814 Roxburg mengidentifikasi anggrek jenis ini dan memberi nama Cymbidium amabile, dan pada tahun 1825 Blume menemukan anggrek ini di Pulau Nusa Kambangan lalu mengidentifikasinya dan memberinya nama Phalaenopsis amabilis dan nama tersebut tetap digunakan hingga saat ini. Phalaenopsis sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu phalaina yang berarti kupu-kupu atau lebah dan opsis yang berarti menyerupai. Hal ini disebabkan karena bunga Phalaenopsis memiliki bentuk seperti kupu-kupu, walaupun di Indonesia anggrek ini lebih dikenal dengan sebutan anggrek bulan karena bentuk bunganya yang membulat seperti bulan
Genus Phalaenopsis memiliki kurang lebih 60 spesies dan 21 spesies diantaranya teridentifikasi terdapat di Indonesia. Beberapa spesies Phalaenopsis yang terdapat di Indonesia merupakan spesies endemik seperti Ph. fimbriata var sumatrana di Sumatera, Ph. javanica di Jawa Barat, Ph. gigantea, Ph. modesta, dan Ph. pantherina di Kalimantan, di Kalimantan Ph. celebensis dan Ph. venosa di Sulawesi. Pada tahun 1993 salah satu spesies Phalaenopsis yaitu Phalaenopsis amabilis (L.) Blume dijadikan bunga nasional Indonesia dengan sebutan puspa pesona

Tidak ada komentar:
Posting Komentar